Uji Keandalan dan Kesahihan Kuesioner Kualitas Hidup Short Form 12 Berbahasa Indonesia pada Pasien Artritis Reumatoid

Nabil Mubtadi Falah, Rudi Putranto, Bambang Setyohadi, Ikhwan Rinaldi

Abstract

Pendahuluan.  Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit kronik yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Kuesioner SF-12 merupakan kuesioner kualitas hidup generik yang dapat digunakan untuk pasien AR dan telah diuji kesahihan dan keandalannya diInggris. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keandalan dan kesahihan kuesioner SF-12 Berbahasa Indonesia

Metode. Enam puluh lima orang pasien yang telah didiagnosis AR secara klinis sebelumnya berdasarkan kriteria ACR/EULAR, diwawancarai dengan menggunakan kuesioner SF-36 dan SF-12 versi Indonesia. Kesahihan dinilai menggunakan kesahihan konstruksi dan kesahihan eksternal dan keandalan dinilai melalui metode konsistensi internal dan tes ulang.

Hasil. SF-12 berbahasa Indonesian tidak terbukti memiliki kesahihan yang baik dengan korelasi setiap pertanyaan dengan SF-36 terbukti rendah pada domain RE dan MH (P<0,05). SF-12 berbahasa Indonesia memiliki keandalan konsistensi internal kuesioner yang tidak baik (Cronbach alpha: 0,561–0,754) namun menunjukkan keandalan tes ulang yang baik (intraclass correlation coefficient: 0,844-0,980, p <0,05).

Simpulan. SF-12 berbahasa Indonesia tidak terbukti andal dan sahih untuk menilai kualitas hidup penderita AR.

 

Kata Kunci: AR, keandalan, kesahihan, kualitas hidup, SF-12 


Reliability and Validity Test Of Indonesian Version Short Form 12 Quality of Life Questionnaire in Rheumatoid Arthritis Patient

Introduction. Rheumatoid Arthritis is a chronic disease requiring a long-term medication affecting quality of life. Short Form 12 is a generic questionnaire to assess patients quality of life and has been validated in England. This study was designed to test reliability and validity of Indonesian version of SF-12 questionnaire. 

Methods. Sixty-five patients with clinically diagnosed RA using ACR/EULAR criterion were interviewed using Short Form 36 and Short Form 12 questionnaire. Validity was assessed with construct validity and external validity, while reliability tested with internal consistency and test-retest method.

Results. Short-Form 12 (Indonesian Version) did not proved having a good validity, as it have a poor correlation between RE and MH domain in SF-36 and SF-12. Indonesian version of SF-12 shown a poor internal consistency (Cronbach Alpha: 0.561-0.754) but a good test and retest reliability ( intraclass correlation coefficient: 0.844-0.980, p <0,05)

Conclusions. Indonesian version SF-12 is not reliable nor valid to evaluate quality of life in RA patients. 


Keywords

quality of life, RA, reliability, SF-12, validation

Refbacks

  • There are currently no refbacks.